"Yang penting bukan berapa kali aku gagal, tetapi yang penting adalah berapa kali aku bangkit dari kegagalan" - Abraham Lincoln
Berawal dari sebuah pemikiran, dituang dalam bentuk tulisan, kemudian merubahnya menjadi inspirasi bagi diri sendiri dan orang lain
Jumat, 11 Februari 2011
Memulai untuk semangat bekarya lagi
Selasa, 28 Desember 2010
Quote Of The Day
“If we stop trying, that means we are no better than a coward”- Bambang Pamungkas
“We are not playing for ourselves, but for the future generations”- Ahmad Bustomi
NIKE INDONESIA
Reblog: Surat Untuk Firman
Di negeri permai ini, cinta hanyalah kata-kata sementara benci menjadi kenyataan. Kita tidak pernah mencintai apapun yang kita lakukan, kita hanya ingin mendapatkan hasilnya dengan cepat. Kita tidak mensyukuri berkah yang kita dapatkan, kita hanya ingin menghabiskannya. Kita enggan berbagi kebahagiaan, sebab kemalangan orang lain adalah sumber utama kebahagiaan kita. Kawan, inilah kenyataan memilukan yang kita hadapi, karena kita hidup tanpa cinta maka bahagia bersama menjadi langka. Bayangkan adik-adik kita, lupakan mereka yang tua, bagaimana mereka bisa tumbuh dalam keadaan demikian. Kawan, cinta adalah persoalan kegemaran. Cinta juga masalah prinsip. Bila kau mencintai sesuatu maka kau tidak akan peduli dengan yang lainnya. Tidak kepada poster dan umbul-umbul, tidak kepada para kriminal yang suka mencuci muka apalagi kepada kuli kamera yang menimbulkan kolera. Cinta adalah kesungguhan yang tidak dibatasi oleh menang dan kalah.
Hari-hari belakangan ini keadaan tampak semakin tidak menentu. Keramaian puluhan ribu orang antre tidak mendapatkan tiket. Jutaan orang lantang bersuara demi sepakbola. Segelintir elit menyiapkan rencana jahat untuk menghancurkan kegembiraan rakyat. Kakimu, kawan, telah memberi makna solidaritas. Gocekanmu kawan, telah mengundang tarian massal tanpa saweran. Terobosanmu, kawan, menghidupkan harapan kepada adik-adik kita bahwa masa depan itu masih ada. Tendanganmu kawan, membuat orang-orang percaya bahwa kata “bisa” belum punah dari kehidupan kita. Tetapi inilah buruknya hidup di tengah bangsa yang frustasi, semua beban diletakkan ke pundakmu. Seragammu hendak digunakan untuk mencuci dosa politik. Kegembiraanmu hendak dipunahkan oleh iming-iming bonus dan hadiah. Di Bukit Jalil kemarin, ada yang mengatakan kau terkapar, tetapi aku percaya kau tengah belajar. Di Senayan esok, mereka bilang kau akan membalas, tetapi aku berharap kau cukup bermain dengan gembira.
Firman Utina, kapten tim nasional sepak bola Indonesia, bermain bola lah dan tidak usah memikirkan apa-apa lagi. Sepak bola tidak ada urusannya dengan garuda di dadamu, sebab simbol hanya akan menggerus kegembiraan. Sepak bola tidak urusannya dengan harga diri bangsa, sebab harga diri tumbuh dari sikap dan bukan harapan. Di lapangan kau tidak mewakili siapa-siapa, kau memperjuangkan kegembiraanmu sendiri. Di pinggir lapangan, kau tidak perlu menoleh siapa-siapa, kecuali Tuan Riedl yang percaya sepak bola bukan dagangan para pecundang.
Berlarilah Firman, Okto, Ridwan dan Arif, seolah-olah kalian adalah kanak-kanak yang tidak mengerti urusan orang dewasa.
Berjibakulah Maman, Hamzah, Zulkifli dan Nasuha seolah-olah kalian mempertahankan kegembiraan yang hendak direnggut lawan.
Tenanglah Markus, gawang bukan semata-mata persoalan kebobolan tetapi masalah kegembiraan membuyarkan impian lawan.
Gonzales dan Irfan, bersikaplah layaknya orang asing yang memberikan contoh kepada bangsa yang miskin teladan.
Kawan, aku berbicara tidak mewakili siapa-siapa. Ini hanyalah surat dari seorang pengolah kata kepada seorang penggocek bola. Sejujurnya, kami tidak mengharapkan Piala darimu. Kami hanya menginginkan kegembiraan bersama dimana tawa seorang tukang becak sama bahagianya dengan tawa seorang pemimpin Negara. Tidak, kami tidak butuh piala, bermainlah dengan gembira sebagaimana biasanya. Biarkan bola mengalir, menarilah kawan, urusan gol seringkali masalah keberuntungan. Esok di Senayan, kabarkan kepada seluruh bangsa bahwa kebahagiaan bukan urusan menang dan kalah. Tetapi kebahagiaan bersumber pada cinta dan solidaritas. Berjuanglah layaknya seorang laki-laki, kawan. Adik-adik kita akan menjadikan kalian teladan!
Sumber: http://itonesia.com/surat-untuk-firman/
Selasa, 09 November 2010
Mount Merapi's Eruptions
Gambar di atas hanya segelintir gambar kedahsyatan meletusnya Gunung Merapi. klik disini untuk melihat gambaran kedahsyatan meletusnya Gunung Merapi tahun 2010 lainnya.
Pray For Indonesia
Rabu, 06 Oktober 2010
[SOLVED] Menghabisi Virus Link Shortcut a.k.a fake folder
ciri-ciri flashdisk atau komputer yang kena virus ini adalah :
- folder kita ter-hidden, dan ngga bisa di hilangkan hiddennya secara normal di properties .
- muncul link-link shortcut yang berekstensi *.lnk di flashdisk nya
- ada file *.exe yang namanya aneh-aneh di flash disk itu
nah kalo flash disk nya muncul ciri-ciri seperti yang di atas, berarti flashdisk kamu udah kena virusnya. kita namain aja virus ‘goblok’. yang bikin tu virus GOBLOK soalnya.
pokoknya gini cara bersihin virusnya
1. bersihkan file autorunnya dengan antivirus PCMAV, gratisan kok. linknya : http://pcmav.biz/
2. hapus semua file berekstensi *.lnk yang ada di flashdisk itu. hapus juga file *.exe atau autorun.inf yang muncul.
3. setelah itu jalankan command-prompt (CMD). klik start > run. trus ketik “cmd“.
4. masuk ke drive dimana flashdisk kamu kena. misalnya di drive f: ya tinggal ketik aja “f:” (tanpa tanda kutip).
5. jalankan fungsi ini di command prompt kamu
attrib -r -s -h -a /s /d *.*
6. periksa aja lagi flashdisknya, harusnya dah beres sekarang.
demikian info dari saya, silahkan disebarkan kalo perlu. semoga membantu
Sumber:
Andri Haryono
http://bilt4blog.wordpress.com/2010/09/02/solved-menghabisi-virus-link-shortcut/
Senin, 09 Agustus 2010
Kamis, 01 Juli 2010
Nike Tiempo R10
FAMILY
Everything I know, everything I have, I owe to them.
SAMBA
I play with music in my head.
JOY
As long as there is a ball, I am happy.
Ronaldinho_Nike Tiempo R10



